Pemanfaatan Limbah Sayur dan Kulit Buah

    Hai sobat blogger, pada saat pandemi ini kegiatan banyak dilakukan di rumah, apalagi masa PPKM seperti ini. Kegiatan yang paling banyak dilakukan ibu-ibu adalah memasak. Tentunya banyak sisa sayuran yang terbuang. Nah, dari sisa sayur/ kulit buah tersebut, kita bisa memperpanjang atau memanfaatkannya.

    Salah satu cara untuk memanfaatkan sisa sayur/ kulit buah tersebut adalah dengan membuat eco-enzyme. Eco-enzyme adalah cairan alami serba guna yang merupakan fermentasi dari gula merah + sisa sayur/ kulit buah + air. Perbandingan yang bisa kita gunakan yaitu 1 (gula merah) + 3 sisa sayur/ kulit buah + air (10).

 


Penemu eco-enzyme adalah Dr. Rosukan Doompanuong dari Thailand, dan di perkenalkan oleh Dr. Joean Oon dari Penang, Malaysia.

Cara membuat eco-enzyme cukup mudah, yaitu :

  1. Siapkan wadah, kemudian bersihkan wadah tersebut dari sabun atau bahan kimia. Wadah yang bisa digunakan seperti toples, ember dan penutup, botol dll.
  2. Masukkan air sebanyak 60% dari volume wadah. Air yang bisa digunakan adalah air bersih entah air PDAM, air sumur dll.
  3. Masukkan gula merah sesuai takaran (10%) dari berat air.
  4. Masukkan potongan kulit buah/ sisa sayur (30%) dari berat air, lalu aduklah sampai rata. Kulit yang digunakan adalah kulit buah/ sisa sayur yang sehat, tanpa ada ulat dsb.
  5. Tutup rapat, kemudian tulis tanggal pembuatan dan tanggal panen dalam wadahnya.
  6. Selama 1 minggu pertama, buka tutup untuk mengeluarkan gas.
  7. Setelah 1 bulan, buka kembali, aduk dan tutup kembali.
  8. Setelah 3 bulan, eco-enzyme siap untuk di panen.
Manfaat eco-enzyme yaitu :
  1. Pembersih dapur alami. Contoh : sebagai pembersih kompor, lantai dsb
  2. Sabun cair alami
  3. Pembersih kaca
  4. Pel lantai
  5. Sebagai pupuk organik dll

Semoga dengan ini, kita bisa memanfaatkan dan memperpanjang sisa umur sayur/ kulit buah tersebut. Semoga bermanfaat, dan terimakasih sudah membaca.


Selasa, 24 Agustus 2021 
Penulis : Kurnia Nur Lailinda


EmoticonEmoticon